Resensi Buku Meraih Kebahagiaan
Judul :
Meraih Kebahagiaan
Penulis :
jalaluddin Rakhmat
Penerbit
: simbiosa rekatama media
Tahun terbit : september 2004
Kebahagiaan dan penderitaan merupakan dua
pilihan manusia dalam kehidupanya. 99% dari seluruh manusia akan memilih kata
kebahagiaan dari pada penderitaan. Kebahagian merupakan tujuan hidup manusia
ujar seorang filosof yunani_Aristoteles. Kebahagian juga merupakan fitrah
manusia hingga tak ada satupun manusia yang menginginkan hidup menderita.
Aristoteles menceritakan sebuah kisah
menarik dalam mengungkapkan kebahagiaan. Kala itu ada seorang yang sangat bijak
bernama Creosus, dia juga seorang raja yang kaya dan memiliki tahta dan
singgahsana yang megah. Suatu hari raja Creocus menempuh perjalanan dengan
berjalan kaki untuk melihat keadaan masyarakat. Pada perjalanannya beliau
bertemu dengan satu warganya yang bernama solon. Dengan senang hati solon
mengajak baginda raja Creocus untuk bersinggah ke rumahnya. Setelah berbicara
panjang lebar raja bertanya sesuatu kepada solon “wahai solon dari banyak orang yang engkau saksikan
siapakah diantara mereka yang paling bahagia?”. Tanpa berfikir panjang solon
langsung menjawab “ tellu dari athena naginda”.
Raja creous terkejut dengan jawaban solon
hingga beliau bertanya dengan sangat keras “mengapa kamu menganggap tellus adalah orang yang paling bahagia?” dengan
tenang solon menjawab pertanyaan sang raja “pertama, karena negrinya makmur
pada zamanya, tellus memiliki anak laki-laki yang tampan dan baik, beliau
sempat hidup dan sempat menyaksikan cucu-cucunya. Selanjutnya setelah beliau
menjalani hidupnya dengan bahagia beliau menemui ajalnya dalam keadaan mulia. Dalam
pertempuran melawan tetangganya di dekat aleusis, ia meninggal secara terhormat
di medan perang. Orang athena memberikan penghormatan yang setinggi-tinginya
dalam pemakamanya”. Raja akhirnya bertanya kembali “ apakah kebahagiaanku
begitu kecil sehingga kamu tidak meletakanya pada tingkat yang sama dengan orang-orang biasa? Solon kembali
menjawab “ mengenai pertanyaanmu aku tidak bisa memiliki jawaban kecuali anda
telah menutup hidup anda dalam keadaan bahagia.
Kebahagiaan yang kekal atau abadi adalah
kebahagian yang kita rasakan setelah kita meninggal. Ada dua tipe kebahagian
dalam kehidupan manusia. Pertama, kebahagiaan yang bersifat episode_
kebahagiaan yang berupa kesenagan-keenangan, kebaikan-kebaikan yang kita
kumpulkan dalam kehidupan ini. Kedua yaitu kebahagiaan yang berbentuk
sikap_kebahagiaan yang diukur setelah kita meninggal.
Jalaluddin Rakhmat seorang penulis buku
meraih kebahagiaan ini mengungkapkan bahwa kebahagiaan itu bersifat subyektif bukan
obyektif. Dalam buku ini banyak para filosof yang mengungkap kebahagiaan. Karena
banyak yang berangkat dari latar belakang filsafat dan psikolog maka
berbeda-beda pendapat dalam mendefinisikan kebahagiaan hingga sangat sulit
pembaca untuk memahami kebahagiaan itu sendiri.
Namun
buku ini sangat mudah dibaca karena penulis mengungkapkan dengan sebuah
cerita-cerita yang menarik dan sering dialami oleh kehidupan manusia .Agar pembaca
meraih kebahagian yang benar-benar kebahagiaan maka perlulah membaca buku manis
berjudul meraih kebahagiaan karangan Jalaluddin Rakhmat ini.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

