Sekapur
daun kelor
Aku tau hidup itu tak selebar daun kelor tak seluas kota jakarta atau
united state of america, kadang kita sering lupa apa hidup atau mengapa kita
dilahirkan? Banyak pertanyaan yang sering kita utarakan untuk apa kita di
takdirkan hidup? Apa gunanya kita hidup?
Kita juga mengerti bahkan faham apa itu karunia ilahi? Apa itu mukjizat!
Tpi sering kita lupa bahkan sengaja menghilangkan pengertian-pengertian yang
kerap kali kita konsep dengan begitu susah payah. Mungkin aku bukan orang yang
ditakdirkan tuk menjadi contoh ribuan manusia dalam kehidupan ini tapi aku
punya salah satu cita-citaku tuk menjadi kholifah dimuka bumi ini.
Kawan,sobat,para ilmuan,para pembenciku,para umat nabi,para sastrawan dan para
pencetus konsep-konsep aneh yang tak jarang manusia menanyakan konsepnya bahkan
ragu akan kebenaranya, kalian semua tau tidak mengapa banyak surat
kabar atau bahkan media-media masa yang mengungkapkan apa itu hidup?
Dalam konsep kehidupan banyak orang
yang hanya mengonsep dengan keinginanya sendiri dengan nafsunya yang ingin di
terima oleh orang lain tapi aku ingin berbeda kritiklah semua konsepku bahkan
jika tak perlu hadir di dunia pengonsepan kehidupan silahkan hapus dan bunuh
konsep-konsep itu agar tak mengganggu kehidupan kalian. Mungkin kalian akan
bilang aku ini tolol atau bahkan orang yang bodoh yang mmbuang waktunya hanya
untuk mengonsep sebuah kehidupan dan setelah itu terbuang percuma-Cuma tapi aku
justru bangga dengan kalian yang akan menghapus konsep-konsepku, kawan jika
perlu anda rubah dengan konsep anda yang begitu lebih sempurna dari konsep anak
kelahiran purworejo yang di hidupkan diantara rumah-rumah orang-orang yang
sedikit berbaik budi meluangkan kehidupanya untukku.
Aku Cuma mau bilang setiap masa itu
tak ada yang terjadi dua kali bahkan setiap detik tulisanku ini juga tak akan
pernah terulang dua kali tapi jika terjadi pasti akan terasa sangat berbeda
yang tadi kita rasakan dengan detik ini, coba sobat jika tak percaya dengan
konsepku ini, saya tak akan berkata seperti ini jika diriku tak pernah
merasakanya,apa yang belum pernah dirasakan oleh seorang pencari apa arti
sebuah hidup, bermain cinta menkorupsi waktu, merasakan sakitnya cinta atau
kebahagian yang penuh dengan begitu harapan tak menentu yang terus mengarungi
kehidupan penghayal cinta ini, walapun aku tau menghayal itu bukan satu manfaat
hidup tapi aku percaya justru mimpi besar akan mengangkat namaku diatas para
tokoh dunia yang kehidupanya tak seenak kehidupanku.
Kawan, maafkan aku jika aku ini
terlalu sok tau dengan tulisan tak berharga yang membuat anda bosan bahkan
ingin segera pergi dan mengapus kata-kata yang sedikit tersimpan di memory
anda. Tapi ingat semua kehidupan manusia sudah terorgnizer di mega server
kehidupan di lauhul mahfudz.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer


