Efek Blog
cintailah ilmu agar menjadi manusia yang selalu bersyukur kepada nikmat tuhan
1. Thales (624-548 SM)
ZAMAN YUNANI KUNO
ZAMAN YUNANI KUNO (PRA SOKRATES)
Thales adalah seorang filosof yang berasal dari miletus, sebuah koloni yunani di asia kecil. Dia berkelana ke berbagai negri. Salah satunya adalah mesir, dimana dia diceritakan pernah menghitung tinggi pyramid dengan cara mengukur bayangannya pada saat yang tepat, ketika panjang bayangannya sendiri sama dengan tinggi badannya. Dia juga dikisahkan pernah meramalkan terjadinya gerhana matahari secara tepat, pada 585 SM.Thales beranggapan bahwa sumber dari segala sesuatu adalah air. Dia percaya bahwa seluruh kehidupan berasal dari air dan akan lembali keair. Dia beranggapan seperti itu mungkin, karena selama perjalanannya dimesir, dia pasti telah mengamati tanaman yang mulai tumbuh di daratan delta sungai Nil setelah surut dari banjir. Barangkali dia juga sempat mengamati, bahwa katak dan cacing muncul dari tanah yang lembab (tanah berair).





2. Anaximander
Anaximander adalah filosof kedua setelah thales yang berasal dari miletus juga. Dia hidup kira-kira sama dengan masa hidup thales. Dia adalah salah satu murit thales. dia beranggapan bahwa dunia kita hanyalah salah satu dari banyak dunia yang muncul dan sirna didalam sesuatu yang disebutnya sebagai ‘yang tak terbatas’. Tidak begitu mudah untuk menjelaskan apa yang dimaksudnya tersebut, tapi tampaknya jelas bahwa dia tidak sedang memikirkan tentang suatu zat yang dikenal sebagaimana yang dibayangkan Thales. Barangkali yang dimaksudnya adalah bahwa zat yang menjadi sumber segala sesuatu, pastilah berbeda dengan sesuatu yang dihasilkannya tersebut, karena semua benda ciptaan itu terbatas, maka sesuatu yang muncul sebelum dan sesudah benda-benda tersebut pastilah ‘tidak terbatas’. Jelas bahwa zat dasar itu tidak mungkin sesuatu yang sangat biasa seperti air ataupun yang dapat kita lihat.

3. Anaximenes (570-526 SM)
Anaximenes adalah filosof dari meletus yang masa hidupnya kira-kira 570-526 SM. Dia adalah murit dari Anaximander. Teorinya tentang alam adalah bahwa sumber dari segala sesuatu pastilah “udara” atau “uap”. Anaximenes tentunya mengenal teorinya Thales menyangkut air. Akan tetapi dia menyangkal pendapatnya Thales, ‘dari manakah asalnya air tersebut’. Anaximenes beranggapan bahwa air adalah udara yang dipadatkan . kita mengetahui bahwa ketika hujan turun, air diperas dari udara. Jika air diperas lebih keras lagi, ia akan menjadi tanah, pikirnya. Dia mungkin pernah melihat bagaimana tanah dan pasir  terperas dari es yang meleleh. Di a juga beranggapan bahwa api adalah udara yang dijernihkan. Oleh karenanya air, tanah dan api tercipta dari udara­­­­­.

4.  Parmenides
Sejak sekitar 500 SM, ada sekelompok filosof dikoloni Yunani Elea di Italya selatan. “orang-orang Elea” ini tertarik pada masalah ini. Yang paling penting diantara filosof ini adalah Parmenides (kira-kira 540-480 SM). Parmenides beranggapsn bahwa segala sesuatu yang ada pasti telah selalu ada. Gagasan ini tidak asing bagi rakyat Yunani. Mereka menganggap sudah selayaknya bahwa segala sesuatu yang ada didunia ini abadi. Tidak ada sesuatu yang dapat muncul dari ketiadaan, dan tidak ada sesuatu yang menjadi tiada, piker Parmenides.Namun Parmenides membawa gagasan itu lebih jauh lagi. Dia beranggapan bahwa tidak ada yang disebut perubahan actual, tidak ada sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.Parmenides sadar bahwa indranya melihat dunia ini selalu berubah, tapi dia lebih memilih akal daripada indranya. Dia yakin bahwa indra-indra manusia memberikan gambaran yang tidak tepat tentang dunia, suatu gambaran yang tidak sama deengan gambaran akal manusia. Keyakinan yang tidak tergoyahkan pada akal manusia disebut rasionalisme. Rasionalisme adalah seseorang yang percaya bahwa akal manusia merupakan sumber utama pengetahuan tentang dunia.
Dalam masalah ini Parmenides mengemukakan dua pandangan :
a. Bahwa tidak ada sesuatu yang dapat berubah.
b. Bahwa persepsi indra kita tidak dapat dipercaya.

5. Heraclitus
Rekan sezaman Parmenides adalah Heraclitus yang hidup kira-kira 540-480 SM. Dia berasal dari Ephesus di Asia kecil. Dia beranggapan bahwa perubahan terus menerus adalah cirri alam yang palin mendasar. Dapat dikatakan, bahwa Heraclitus mempunyai keyakinan yang lebih besar pada apa yang dilihatnya dari pada yang dirasakannya.“segala sesuatu terus mengalir”, kata Heraclitus. Segala sesuatu mengalamiperubahan terus-menerus dan selalu bergerak, tidak ada yang menetap, karena itu kita ‘tidak dapat melompat di sungai yang sama’.Heraclitus mengemukakan bahwa dunia itu dicirikan dengan adanya kebalkan. Jika, kita tidak pernah sakit, maka kita tidak akan pernah tahu seperti apa sehat itu, jia kita tidak pernah lapar kita tidak akan tahu bagaimana rasanya kenyang, jika kita tidak pernah miskin, kita tidak akan pernah tahu bagaimana kaya itu, dan lain sebagainya.Sebagaimana Parmenides Heraclitus mengemukakan dua pandangan tentang ala mini.a.       Bahwa segala sesuatu berubah.b.      Bahwa persepsi indra kita dapat dipercaya.

6. Empedocles (490-430 SM)
Mungkin, kedua filosof diatas saling bertentangan, akan tetapi disini, Empedocles akan menengahi kedua pendapat yang saling bertentangan tersebut.
Empedocles adalah filosof dari Sicilia. Dia hidup kira-kira 490-430 SM. Empedocleslah yang menuntun kedua filosof tersebut -Parmenides dan Heraclitus- keluar dari kekacauan yang telah mereka masuki itu.Dia menganggap bahwa mereka benar dalam satu sisi, dan salah dalam sisi yang lain.Air jelas tidak dapat berubah menjadi kupu-kupu atau yang lain. Air murni akan selalu memjadi air. Maka, Parmenides benar dengan keyakinannya, bahwa ‘tidak ada sesuatu yang berubah’.Namun, pada saat yang sama dia membenarkan pendapatnya Heraclirus, bahwa kita harus mempercayai apa yang ditangkap indra kita. Bahwa, ‘alam ini berubah’.Empedocles menyimpulkan, bahwa gagasan mengenai zat dasar itulah yang harus ditolak, baik air atau udara semata-mata tidak dapat berubah menjadi kupu-kupu ataupun serumpun bunga mawar yang begitu cantik dan indah. Sumber alam tidak mungkin hanya satu unsure saja.Empedocles yakin bahwa alam ini terdiri dari empat unsur, yaitu tanah, air, api dan udara. Semua proses alam terjadi karena bergabung atau terpisahnya empat unsur tersebut.

7. Zeno
Ia dapat merelatifkan kebenaran yang telah mapan. Zeno menemukan dialektika. Istilah dialektika termasuk kata yang mendapat pelbagai arti sepanjang sejarah filsafat. Ia mulai mengemukakan hipotesis yaitu salah satu anggapan yang dianut pelawan-pelawan Parmenides. Lalu ia menunjukkan bahwa dari hipotesis itu harus ditarik kesimpulan yang mustahil. Menurut metode ini, Zeno membuktikan bahwa adanya ruang kosong, pluralitas dan gerak sama-sama mustahil. Seperti:
1.      Anda tidak pernah mencapai garis finish dalam suatu balapan. Untuk mencapai garis finish itu anda terlebih dahulu harus menempuh separuh jarak, lalu separuh jarak, kemudian setengah dari sisa, setengah dari sisa, setengah dari sisa, dan kerja anda selanjutnya menghabiskan sisa yang tidak akan pernah habis. Anda tidak akan mencapai garis finish padahal secara empiris anda telah lama mencapai garis finish itu. Ini adalah penyelesaian matematika; matematika itu logis.
2.      Anak panah yang meluncur dari busurnya, apakah bergerak atau diam?  Menurut Zeno, diam. Diam adalah bila suatu benda pada suatu saat berada pada suatu saat berada pada suatu tempat. Anak panah itu setiap saat berada di suatu tempat. Jadi, anak panah itu diam. Ini khas logika. Padahal mata kita jelas-jelas menyaksikan bahwa anak panah itu bergerak dengan cepat. Siapa yang benar? Yang menyatakan bergerak atau yang menyatakan diam? Itu relatif, kedua-duanya benar bergantung pada cara membuktikanya. (Warmer, 1961: 41-42)

8. Gorgias
Ada tiga proposisi yang diajukan Gorgias.
1.      Tidak ada yang ada, maksudnya realitas itu sebenarnya tidak ada. Menurut Gorgias, pemikiran lebih baik tidak menyatakan apa-apa tentang realitas.
2.      Bila sesuatu itu ada, maka tidak dapat diketahui. Ini disebabkan oleh penginderaan itu tidak dapat dipercaya. Penginderaan itu sumber ilusi.
3.      Realitas itu dapat kita ketahui, ia tidak akan dapat kita beritahukan kepada orang lain. Di sini ia memperlihatkan kekurangan bahasa untuk mengomunikasikan pengetahuan kita itu.


Kesimpulannya, Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Ahli Filsafat Pra Socrates yaitu: Thales yang berpendapat bahwa semua berasal dari air, bumi boleh dipandang sebagai bahan yang satu kali keluar dari laut dan sekarang terapung-apung di atasnya; Anaximander menyatakan bahwa semuanya bersumber pada udara, udara merupakan sumber segala kehidupan; Heraclitus mengatakan “You can not step twice into the same river; for the fresh waters are ever flowing upon you” (engkau tidak dapat terjun ke sungai yang sama dua kali karena air sungai itu selalu mengalir); Parmanides memiliki pemikiran yang logis, rasional tetapi masih perya pada meta fisik; Zeno menemukan dialektika, yang dimaksud dengan dialektika adalah dialog yang bertujuab untuk menemukan sintesis; Georgis sudah memiliki pemikiran yang rasional dan tidak percaya pada meta fisik.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

kepo yuk....

cahaya Arofa

cahaya Arofa
Seorang yang mengungkap betpa pentingnya sebuah pengalaman kehidupan

BLOGGER COMUNITY

BLOGGER COMUNITY
"menjadi blogger terbaik yang bisa memberikan pengalaman, ilmu pengetahuan, dan kreasi baru dalam dunia seni, ayoo gabung kawan-kawan"

u & me

u & me
mencintaimu bukanlah hal yang mudah, akan tetapi aku selalu percaya akan ada benih cinta tulus yang bisa kau ciptakan

cahaya shop

cahaya shop
menjual aneka makanan ringan, pulsa electrik dan kebutuhan primer lainya

Welcome

Adhika Arofa seorang mahasiswa STFI SADRA fakultas Ussuludin Jurusan Filsafat islam. Diberdayakan oleh Blogger.

Main Menu

Sub Menu

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

My Blog List

Manchester United

DISQUS SHORTNAME

Text Widget

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Sponsors

tamu

Ads Max Width 630px

Popular Posts

Our Fan Club

Sekapur Sirih

Cintailah ilmu wahai alim agar kita bersyukur kepada Allah swt

Become our Fan

Pages - Menu

Follow us